Berlaku sejak 7 Oktober 2026, diperbarui 19 Oktober 2026 (bagian Ken)
Kebijakan privasi
Untuk mengurus pajak kendaraan dan properti, kami perlu melihat dokumen pribadimu: KTP, STNK, SPPT, dan sejenisnya. Halaman ini menjelaskan data apa yang kami minta, untuk apa, siapa yang bisa melihatnya, dan berapa lama kami menyimpannya.
Siapa kami
JawaraPajak dijalankan oleh PT Richlovin Rajawali Perkasa (NIB 0410260022655), beralamat di Jl. Kesehatan 9 No. 18C, Jatibening, Kota Bekasi. Kami perusahaan swasta yang membantu mengurus pajak daerah. Kami bukan instansi pemerintah. Dalam kebijakan ini, PT Richlovin Rajawali Perkasa adalah pengendali data pribadi yang kamu kirim kepada kami.
Data yang kami minta
Kami hanya meminta data yang dibutuhkan untuk layanan yang kamu pesan:
- Nama dan nomor WhatsApp, untuk berkomunikasi.
- Email, kalau kamu memesan cek pajak kendaraan lewat situs, untuk mengirim hasilnya.
- Nomor plat kendaraan atau NOP PBB, untuk mengecek tagihan.
- Foto atau salinan dokumen sesuai layanan, misalnya KTP, STNK, BPKB, SPPT, sertipikat, akta jual beli, atau surat kuasa.
- Alamat, kalau dokumen perlu diambil atau diantar.
- Bukti pembayaran dan rincian transaksi.
Jangan kirim data yang tidak kami minta. Kalau ada data yang tidak perlu, misalnya nomor rekening di foto dokumen, boleh kamu tutup dulu sebelum dikirim.
Untuk apa datanya
- Mengecek tagihan dan menyusun rincian biaya sebelum kamu setuju memakai layanan.
- Mengajukan permohonan ke instansi terkait atas nama dan seizinmu.
- Mengabari status berkas dan menyerahkan hasilnya.
- Mencatat transaksi dan memenuhi kewajiban hukum, termasuk perpajakan dan akuntansi.
Kami memproses datamu karena kamu memberi persetujuan saat mengirimkannya, dan karena data itu dibutuhkan untuk menjalankan layanan yang kamu minta. Kami tidak menjual datamu dan tidak memakainya untuk iklan pihak lain.
Siapa yang bisa melihat
- Tim JawaraPajak yang menangani pesananmu.
- Instansi yang berwenang atas layananmu, misalnya Samsat, Bapenda, atau kantor pertanahan.
- Pihak yang membantu kami mengurus berkas di lapangan. Mereka hanya menerima dokumen yang diperlukan dan terikat kewajiban menjaga kerahasiaan.
- Aparat penegak hukum, kalau diwajibkan peraturan.
- Penyedia model AI untuk asisten chat Ken: isi chat yang sudah disamarkan, serta foto atau PDF yang kamu kirim ke Ken (lihat bagian Ken, asisten chat).
Komunikasi berlangsung lewat WhatsApp, sehingga pesan dan berkasmu juga diproses oleh WhatsApp sesuai kebijakan mereka.
Berapa lama disimpan
Salinan dokumen pribadi, seperti foto KTP, STNK, dan BPKB, kami hapus paling lama 90 hari setelah layanan selesai atau dibatalkan. Catatan transaksi, seperti nama, nomor order, rincian biaya, dan bukti pembayaran, kami simpan selama diwajibkan peraturan perpajakan dan akuntansi. Dokumen asli yang kamu titipkan kami kembalikan beserta tanda terima.
Hakmu
Sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi, kamu bisa:
- meminta salinan data pribadimu yang kami simpan;
- meminta kami membetulkan data yang salah;
- meminta kami menghapus datamu, kecuali yang wajib kami simpan menurut hukum;
- menarik persetujuan, dengan catatan layanan yang sedang berjalan mungkin tidak bisa dilanjutkan;
- mengajukan keberatan atas cara kami memproses datamu.
Kirim permintaanmu lewat WhatsApp 0821-2037-099 atau email halo@jawarapajak.com. Kami tanggapi paling lambat 3 x 24 jam sejak permintaan diterima.
Cara kami menjaga data
- Hanya anggota tim yang menangani pesananmu yang bisa membuka dokumenmu.
- Dokumen disimpan di perangkat dan akun yang terlindung kata sandi.
- Situs ini memakai koneksi aman (HTTPS). Satu-satunya tempat mengunggah dokumen di situs adalah Ken, dan filenya tidak disimpan (lihat bagian Ken, asisten chat).
Kalau terjadi kebocoran data yang menyangkut datamu, kami akan memberi tahu kamu dan instansi yang berwenang sesuai peraturan.
Situs ini
Situs jawarapajak.com tidak meminta kamu membuat akun dan tidak menyimpan dokumen. Tombol di situs membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah terisi. Formulir cek pajak kendaraan mengirim nomor plat, email, dan nomor HP yang kamu isi ke sistem kerja kami untuk membuat pesanan; datanya diperlakukan sama seperti pesanan lewat WhatsApp. Untuk mencegah formulir disalahgunakan, kami mencatat sidik jari acak dari alamat IP pengirim selama satu hari, bukan alamat IP-nya. Browser-mu menyimpan catatan kecil di perangkatmu sendiri: pencarian terakhir di kotak cari, pengumuman yang sudah kamu tutup, tanda bahwa tips Ken sudah pernah muncul, kode perangkat acak untuk Ken, dan nomor plat yang kamu ketik di beranda sampai halaman cek pajak terbuka. Saat ini kami tidak memakai alat analitik atau iklan. Kalau nanti kami memakainya, halaman ini akan kami perbarui lebih dulu.
Ken, asisten chat
Ken adalah asisten chat otomatis di situs ini. Ken menjawab pertanyaan soal pajak daerah dan layanan JawaraPajak dari Bank Peraturan, artikel, dan daftar harga kami. Jawaban Ken bisa salah. Untuk kepastian, tanya admin lewat WhatsApp.
- Yang dikirim ke Ken: pertanyaan yang kamu ketik dan nama halaman yang sedang kamu buka, misalnya peraturan dan pasalnya. Di halaman kalkulator, angka hasil hitung yang tampil di layar ikut dikirim. Isian formulir pesan dan cek pajak tidak pernah dikirim ke Ken.
- Nomor HP, NIK, email, dan nomor rekening yang kamu ketik di chat kami samarkan sebelum diproses dan disimpan. Sebaiknya jangan mengetik data pribadi lain di chat.
- Untuk menyusun jawaban, isi chat yang sudah disamarkan diproses penyedia model AI pihak ketiga, yaitu Tencent (CodeBuddy) dan DeepSeek. Pemrosesan itu bisa terjadi di luar Indonesia.
- Obrolan disimpan di sistem kami paling lama 30 hari supaya tim bisa memeriksa dan memperbaiki jawaban Ken, lalu dihapus otomatis. Riwayat chat di browser-mu hilang saat tab ditutup, dan obrolan mulai baru setelah 60 menit tidak dipakai.
- Tombol WhatsApp di panel Ken mengisi pesan berisi kode obrolan, nama halaman yang kamu buka, dan pertanyaanmu. Kamu bisa mengubah atau menghapusnya sebelum mengirim. Dengan kode itu admin kami membuka obrolanmu dengan Ken, supaya kamu tidak perlu cerita ulang.
- Kalau kamu menekan Panggil admin, admin JawaraPajak membaca obrolanmu dengan Ken dan bisa membalas langsung di panel Ken. Selama admin membalas, pesanmu tidak diproses penyedia model AI.
- Kamu bisa mengirim foto atau PDF ke Ken. Foto dan halaman hasil scan dibaca model AI penyedia yang sama (Tencent CodeBuddy), jadi isinya, termasuk nama, NIK, dan alamat di dokumen, ikut mereka proses dan pemrosesannya bisa terjadi di luar Indonesia. JawaraPajak tidak menyimpan filenya. Teks hasil bacanya, setelah NIK, nomor HP, email, dan nomor rekening disamarkan, disimpan bersama obrolan paling lama 30 hari. Kirim hanya dokumen yang perlu. Paling banyak 15 dokumen per jam, ukuran paling besar 40 MB, PDF sampai 50 halaman.
- Supaya tim kami bisa memahami pertanyaan pelanggan, tiap obrolan dicatat tanggal dan jamnya, jenis perangkat dan browser (misalnya HP Android dengan Chrome, atau browser di dalam Instagram), ukuran layar, bahasa browser, dan kode perangkat acak yang disimpan di browser-mu. Kode itu hanya untuk mengenali obrolan dari perangkat yang sama, tidak berisi data pribadi, dan hanya dilihat tim JawaraPajak.
- Untuk mencegah penyalahgunaan, kami mencatat sidik jari acak dari alamat IP, bukan alamat IP-nya.
Kontak
Pertanyaan tentang data pribadimu bisa dikirim lewat WhatsApp 0821-2037-099, email halo@jawarapajak.com, atau surat ke PT Richlovin Rajawali Perkasa, Jl. Kesehatan 9 No. 18C, Jatibening, Kota Bekasi. Kami bisa mengubah kebijakan ini; tanggal berlaku di bagian atas halaman selalu menunjukkan versi terbaru.