Perubahan NJOP PBB-P2 Tahun 2014

Pergub 125/2014PBB-P2

Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 125 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 175 Tahun 2013 tentang Penetapan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2014

Ditetapkan
7 Agustus 2014
Berlaku
1 Mei 2014
Oleh
Gubernur DKI Jakarta
Pajak
PBB-P2
Penandatangan
Joko Widodo
Mengubah
Pergub 175/2013
Kode
PERGUB-125/2014
Sumber
Halaman resmi

Ringkasan

Pergub DKI 125/2014 menyisipkan satu pasal baru (Pasal 4A) ke Pergub 175/2013, memberi Kepala Dinas Pelayanan Pajak kewenangan menetapkan perubahan dan penambahan NJOP PBB-P2 dalam tahun berjalan 2014 lewat Keputusan Kepala Dinas, tanpa menunggu Pergub baru.

1Pasal DisisipkanMenyisipkan Pasal 4A ke Pergub 175/2013, di antara Pasal 4 dan Pasal 5 (Pasal I)
5Dasar PenetapanPenilaian individu objek non standar dan khusus, pendataan dan pemutakhiran, pendaftaran objek atas permohonan wajib pajak, keberatan dikabulkan, dan pembetulan SPPT dikabulkan (Pasal 4A ayat (1) huruf a sampai e)
1 Mei 2014Berlaku SurutMulai berlaku pada tanggal diundangkan (11 Agustus 2014) dan berlaku surut sejak 1 Mei 2014 (Pasal II)
Kep. KadisBentuk PenetapanPenetapan dilakukan dengan Keputusan Kepala Dinas Pelayanan Pajak, dan hasilnya menjadi dasar penetapan NJOP tahun berikutnya dalam Pergub (Pasal 4A ayat (2) dan (3))

Yang perlu kamu tahu

  • Pergub 125/2014 hanya menyisipkan satu pasal (Pasal 4A) ke dalam Pergub 175/2013 tentang Penetapan NJOP PBB-P2 Tahun 2014.
  • Pasal 4A memberi Kepala Dinas Pelayanan Pajak kewenangan menetapkan penambahan dan perubahan NJOP PBB-P2 dalam tahun 2014 dengan Keputusan Kepala Dinas. Menurut Menimbang huruf b, tujuannya penggalian potensi PBB-P2 2014 dan pelayanan kepada masyarakat.
  • Berlaku surut sejak 1 Mei 2014, walau ditetapkan 7 Agustus dan diundangkan 11 Agustus 2014 (Pasal II).
  • Lima dasar penetapan: penilaian individu objek non standar dan khusus, pendataan dan pemutakhiran, pendaftaran objek atas permohonan wajib pajak, keberatan yang dikabulkan, dan pembetulan SPPT yang dikabulkan.
  • Hasil Keputusan Kepala Dinas menjadi dasar penetapan NJOP tahun berikutnya dalam Pergub.
  • Sudah historis: NJOP tahun 2015 diatur Pergub 265/2014, yang menyatakan Pergub 175/2013 beserta perubahan ini sudah tidak sesuai lagi.

Iklan

Balik nama SPPT PBB? Kami bantu sampai beres.Cukup kirim dokumen lewat WhatsApp.Lihat layanan ›

Pembukaan

SALINAN

PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA

NOMOR 125 TAHUN 2014

TENTANG

PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR NOMOR 175 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN NILAI JUAL OBJEK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN TAHUN 2014

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,

Menimbang

a. bahwa berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 175 Tahun 2013, telah diatur mengenai penetapan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2014;

b. bahwa dalam rangka penggalian potensi untuk meningkatkan pokok ketetapan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2014 dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memungkinkan terjadinya penambahan dan perubahan NJOP Bumi tahun 2014, maka perlu melakukan penyempurnaan terhadap Peraturan Gubernur Nomor 175 Tahun 2013 tentang Penetapan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2014;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, serta untuk memberikan kepastian hukum dalam penetapan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2014, perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 175 Tahun 2013 tentang Penetapan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2014;

Mengingat

  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008;

  2. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia;

  3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah;

  4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan;

  5. Peraturan Pemerintah Nomor 91 Tahun 2010 tentang Jenis Pajak Daerah Yang Dipungut Berdasarkan Penetapan Kepala Daerah Atau Dibayar Sendiri Oleh Wajib Pajak;

  6. Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2008 tentang Organisasi Perangkat Daerah;

  7. Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah;

  8. Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan;

  9. Peraturan Gubernur Nomor 34 Tahun 2009 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pelayanan Pajak;

  10. Peraturan Gubernur Nomor 29 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelayanan Pajak Daerah;

  11. Peraturan Gubernur Nomor 200 Tahun 2012 tentang Klasifikasi dan Penetapan Nilai Jual Objek Pajak Sebagai Dasar Pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan;

  12. Peraturan Gubernur Nomor 175 Tahun 2013 tentang Penetapan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2014;

Diktum

MEMUTUSKAN:

Menetapkan: PERATURAN GUBERNUR TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN GUBERNUR NOMOR 175 TAHUN 2013 TENTANG PENETAPAN NILAI JUAL OBJEK PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN TAHUN 2014.


Pasal I

Di antara Pasal 4 dan Pasal 5 dalam Peraturan Gubernur Nomor 175 Tahun 2013 tentang Penetapan Nilai Jual Objek Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2014 disisipkan 1 (satu) pasal, yakni Pasal 4A sehingga berbunyi sebagai berikut:

Pasal 4A

(1) Kepala Dinas Pelayanan Pajak dapat menetapkan NJOP PBB-P2 dalam hal terjadi penambahan dan perubahan Kode ZNT dan NJOP PBB-P2, sebagai berikut:

a. hasil penilaian individu objek non standar dan objek khusus dalam rangka penggalian potensi PBB-P2;

b. hasil pendataan dan pemutakhiran objek dan subjek pajak PBB-P2;

c. berdasarkan pendaftaran objek pajak atas permohonan wajib pajak;

d. dikabulkannya permohonan keberatan wajib pajak atas ketetapan PBB-P2; dan

e. dikabulkannya permohonan pembetulan wajib pajak atas SPPT PBB-P2.

(2) Penetapan NJOP PBB-P2 sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan oleh Kepala Dinas Pelayanan Pajak dengan menerbitkan Keputusan Kepala Dinas.

(3) Hasil penetapan Keputusan Kepala Dinas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), menjadi dasar penetapan NJOP PBB-P2 tahun berikutnya dalam Peraturan Gubernur.

Pasal II

Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan dan berlaku surut terhitung sejak tanggal 1 Mei 2014.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.


Penutup

Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 7 Agustus 2014

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,

ttd

JOKO WIDODO

Diundangkan di Jakarta pada tanggal 11 Agustus 2014

SEKRETARIS DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,

ttd

SAEFULLAH

BERITA DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TAHUN 2014 NOMOR 71027

Salinan sesuai dengan aslinya KEPALA BIRO HUKUM SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA,


Catatan Editorial

Catatan ini ditulis editor JawaraPajak, bukan bagian dari teks asli peraturan.
  • Pergub 125/2014 menyisipkan Pasal 4A ke Pergub 175/2013, sehingga Kepala Dinas bisa menetapkan perubahan NJOP dalam tahun berjalan dengan Keputusan Kepala Dinas.
  • Karena berlaku surut sejak 1 Mei 2014 (Pasal II), Pasal 4A juga menjangkau penetapan antara 1 Mei dan 11 Agustus 2014.
  • Kewenangan serupa dimuat di Pasal 4 Pergub 265/2014 tentang NJOP PBB-P2 Tahun 2015.
  • Ditandatangani Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta.
  • Status: Pergub 265/2014 tidak memuat pasal pencabutan. Menimbang huruf b-nya menyatakan Pergub 175/2013 sebagaimana diubah dengan Pergub 125/2014 sudah tidak sesuai lagi untuk tahun 2015. Karena itu Pergub ini dicatat historis, bukan dicabut.

Sumber

Konten teks asli peraturan ini disalin verbatim dari sumber resmi, hanya dirancang ulang tampilannya untuk kemudahan baca. Untuk keperluan hukum atau bukti formal, selalu rujuk PDF asli yang diterbitkan oleh Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta.

Peraturan terkait

Mau dibantu urus PBB? Chat WhatsApp

Pengurusan STNK

Mau urus apa?

Perpanjang STNK tahunan Perpanjang 5 tahun (ganti plat) Balik nama STNK hilang STNK hilang + balik nama Mutasi masuk Mutasi keluar Pindah alamat Ganti warna Ganti plat ganjil-genap Cabut berkas

Pilih satu. WhatsApp terbuka dengan pesan yang sudah terisi, tinggal kirim. Syarat dokumen: perpanjang STNK, balik nama.

Belum ketemu? Chat langsung

PBB

Mau urus apa?

Cek tagihan PBB Balik nama SPPT Daftar objek baru (SPOP) Salinan SPPT Pembetulan SPPT Pengurangan PBB Keberatan PBB

Pilih satu. WhatsApp terbuka dengan pesan yang sudah terisi, tinggal kirim. Syarat dokumen: balik nama SPPT.

Belum ketemu? Chat langsung

BPHTB

Mau urus apa?

Hitung BPHTB Validasi BPHTB jual beli BPHTB waris BPHTB hibah

Pilih satu. WhatsApp terbuka dengan pesan yang sudah terisi, tinggal kirim.

Belum ketemu? Chat langsung