Pembukaan
SALINAN
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 60 TAHUN 2016
TENTANG
JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang
a. bahwa dengan adanya penyesuaian jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, perlu mengatur kembali jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 2 ayat (2) dan ayat (3) serta Pasal 3 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia;
Mengingat
-
Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;
-
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1997 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3687);
-
Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 57, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3694) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1997 tentang Jenis dan Penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1998 Nomor 85, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3760);
Diktum
Menetapkan: PERATURAN PEMERINTAH TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA.
Pasal 1
(1) Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia meliputi penerimaan dari:
a. Pengujian untuk penerbitan Surat Izin Mengemudi Baru;
b. Penerbitan Perpanjangan Surat Izin Mengemudi;
c. Penerbitan Surat Keterangan Uji Keterampilan Pengemudi;
d. Penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor;
e. Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor;
f. Penerbitan Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor;
g. Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor;
h. Penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor;
i. Penerbitan Surat Mutasi Kendaraan Bermotor ke Luar Daerah;
j. Penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Lintas Batas Negara;
k. Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Lintas Batas Negara;
l. Penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor Pilihan;
m. Penerbitan Surat Izin Senjata Api dan Bahan Peledak;
n. Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian;
o. Pendidikan dan Pelatihan Satuan Pengaman;
p. Pelatihan Keterampilan Perorangan;
q. Pendidikan dan Pelatihan Penyidik Pegawai Negeri Sipil;
r. Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Khusus;
s. Pendidikan dan Pelatihan Kesamaptaan;
t. Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Motivasi;
u. Penerbitan Kartu Tanda Anggota Satuan Pengaman;
v. Penerbitan Ijazah Satuan Pengaman;
w. Penerbitan Surat Ijin Operasional Badan Usaha Jasa Pengamanan;
x. Pelayanan Penyelenggaraan Assessment Center POLRI;
y. Pelayanan kesehatan yang berasal dari pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial;
z. Jasa Pengamanan pada Obyek Vital Nasional dan obyek tertentu; dan
aa. Jasa Manajemen sistem pengamanan pada Obyek Vital Nasional dan obyek tertentu.
(2) Jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a sampai dengan huruf x tercantum dalam Lampiran Peraturan Pemerintah ini.
(3) Tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf y ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pasal 2
(1) Jasa Pengamanan pada Obyek Vital Nasional dan obyek tertentu dalam rangka pelaksanaan tugas wewenang dan fungsi Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf z dilaksanakan berdasarkan kontrak kerjasama.
(2) Jasa Manajemen sistem pengamanan pada Obyek Vital Nasional dan obyek tertentu dalam rangka pelaksanaan tugas wewenang dan fungsi Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf aa dilaksanakan berdasarkan kontrak kerjasama.
(3) Tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebesar nilai nominal yang tercantum dalam kontrak kerja sama.
Pasal 3
(1) Tarif atas Pelayanan Penyelenggaraan Assessment Centre POLRI sebagaimana ditetapkan dalam Lampiran Peraturan Pemerintah ini tidak termasuk biaya transportasi dan akomodasi.
(2) Biaya transportasi dan akomodasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibebankan kepada Wajib Bayar.
Pasal 4
(1) Selain jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1), Kepolisian Negara Republik Indonesia, dapat menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan Kepemimpinan dan Prajabatan bagi calon pegawai negeri sipil sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
(2) Tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengacu pada Peraturan Pemerintah mengenai Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Lembaga Administrasi Negara.
Pasal 5
(1) Tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berasal dari pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) huruf o sampai dengan huruf t dikelompokkan dalam wilayah-wilayah sebagaimana Lampiran Peraturan Pemerintah ini.
(2) Ketentuan mengenai pengelompokan wilayah pendidikan dan pelatihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur lebih lanjut dengan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pasal 6
Seluruh Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia wajib disetor langsung secepatnya ke Kas Negara.
Pasal 7
Pada saat Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku, Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5133) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.
Pasal 8
Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku setelah 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal diundangkan.
Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Pemerintah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia.
Penutup
Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 2 Desember 2016
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
JOKO WIDODO
Diundangkan di Jakarta pada tanggal 6 Desember 2016
MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
YASONNA H. LAOLY
LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2016 NOMOR 263
Salinan sesuai dengan aslinya KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA Asisten Deputi Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan,
Lydia Silvanna Djaman
Penjelasan
PENJELASAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 2016 TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
I. UMUM
Dalam rangka mengoptimalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak guna menunjang pembangunan nasional, Penerimaan Negara Bukan Pajak pada Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai salah satu sumber penerimaan negara perlu dikelola dan dimanfaatkan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Kepolisian Negara Republik Indonesia telah memiliki jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia. Namun, dengan adanya jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang baru dan penyesuaian tarif, perlu mengatur kembali jenis dan tarif atas jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Peraturan Pemerintah.
II. PASAL DEMI PASAL
Pasal 1
Ayat (1)
Huruf a
Cukup jelas.
Huruf b
Cukup jelas.
Huruf c
Cukup jelas.
Huruf d
Cukup jelas.
Huruf e
Cukup jelas.
Huruf f
Cukup jelas.
Huruf g
Cukup jelas.
Huruf h
Cukup jelas.
Huruf i
Cukup jelas.
Huruf j
Cukup jelas.
Huruf k
Cukup jelas.
Huruf l
Cukup jelas.
Huruf m
Cukup jelas.
Huruf n
Cukup jelas.
Huruf o
Cukup jelas.
Huruf p
Cukup jelas.
Huruf q
Cukup jelas.
Huruf r
Cukup jelas.
Huruf s
Cukup jelas.
Huruf t
Cukup jelas.
Huruf u
Cukup jelas.
Huruf v
Cukup jelas.
Huruf w
Cukup jelas.
Huruf x
Cukup jelas.
Huruf y
Cukup jelas.
Huruf z
Yang dimaksud dengan "Obyek Vital Nasional" adalah kawasan/lokasi, bangunan/instalasi, dan/atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan/atau, sumber pendapatan negara yang bersifat strategis.
Huruf aa
Cukup jelas.
Ayat (2)
Cukup jelas.
Ayat (3)
Yang dimaksud dengan "ketentuan peraturan perundang-undangan" adalah ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang kesehatan.
Pasal 2
Cukup jelas.
Pasal 3
Cukup jelas.
Pasal 4
Cukup jelas.
Pasal 5
Cukup jelas.
Pasal 6
Cukup jelas.
Pasal 7
Cukup jelas.
Pasal 8
Cukup jelas.
TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5960
Lampiran
LAMPIRAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 60 TAHUN 2016
TENTANG JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
JENIS DAN TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK YANG BERLAKU PADA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
| NO. | JENIS PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK | SATUAN | TARIF |
|---|---|---|---|
| A | Pengujian untuk Penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) Baru | ||
| 1. SIM A | Per Penerbitan | Rp 120.000,00 | |
| 2. SIM B I | Per Penerbitan | Rp 120.000,00 | |
| 3. SIM B II | Per Penerbitan | Rp 120.000,00 | |
| 4. SIM C | Per Penerbitan | Rp 100.000,00 | |
| 5. SIM C I | Per Penerbitan | Rp 100.000,00 | |
| 6. SIM C II | Per Penerbitan | Rp 100.000,00 | |
| 7. SIM D | Per Penerbitan | Rp 50.000,00 | |
| 8. SIM D I | Per Penerbitan | Rp 50.000,00 | |
| 9. Penerbitan SIM Internasional | Per Penerbitan | Rp 250.000,00 | |
| B | Penerbitan Perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) | ||
| 1. SIM A | Per Penerbitan | Rp 80.000,00 | |
| 2. SIM B I | Per Penerbitan | Rp 80.000,00 | |
| 3. SIM B II | Per Penerbitan | Rp 80.000,00 | |
| 4. SIM C | Per Penerbitan | Rp 75.000,00 | |
| 5. SIM C I | Per Penerbitan | Rp 75.000,00 | |
| 6. SIM C II | Per Penerbitan | Rp 75.000,00 | |
| 7. SIM D | Per Penerbitan | Rp 30.000,00 | |
| 8. SIM D I | Per Penerbitan | Rp 30.000,00 | |
| 9. Penerbitan SIM Internasional | Per Penerbitan | Rp 225.000,00 | |
| C | Penerbitan Surat Keterangan Uji Keterampilan Pengemudi (SKUKP) | Per Penerbitan | Rp 50.000,00 |
| D | Penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) | ||
| 1. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 | |||
| a. Baru | Per Penerbitan | Rp 100.000,00 | |
| b. Perpanjangan | Per Penerbitan per 5 tahun | Rp 100.000,00 | |
| 2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih | |||
| a. Baru | Per Penerbitan | Rp 200.000,00 | |
| b. Perpanjangan | Per Penerbitan per 5 tahun | Rp 200.000,00 | |
| E | Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) | ||
| 1. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 | Per Pengesahan per tahun | Rp 25.000,00 | |
| 2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih | Per Pengesahan per tahun | Rp 50.000,00 | |
| F | Penerbitan Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor (STCK) | ||
| 1. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 | Per Penerbitan/ Per Kendaraan | Rp 25.000,00 | |
| 2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih | Per Penerbitan/ Per Kendaraan | Rp 50.000,00 | |
| G | Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) | ||
| 1. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 | Per Pasang | Rp 60.000,00 | |
| 2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih | Per Pasang | Rp 100.000,00 | |
| H | Penerbitan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) | ||
| 1. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 | |||
| a. Baru | Per Penerbitan | Rp 225.000,00 | |
| b. Ganti Kepemilikan | Per Penerbitan | Rp 225.000,00 | |
| 2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih | |||
| a. Baru | Per Penerbitan | Rp 375.000,00 | |
| b. Ganti Kepemilikan | Per Penerbitan | Rp 375.000,00 | |
| I | Penerbitan Surat Mutasi Kendaraan Bermotor Ke Luar Daerah | ||
| 1. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 | Per Penerbitan | Rp 150.000,00 | |
| 2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih | Per Penerbitan | Rp 250.000,00 | |
| J | Penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Lintas Batas Negara (STNK-LBN) | ||
| 1. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 | |||
| a. Baru | Per Penerbitan | Rp 100.000,00 | |
| b. Perpanjangan | Per Penerbitan | Rp 100.000,00 | |
| 2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih | |||
| a. Baru | Per Penerbitan | Rp 200.000,00 | |
| b. Perpanjangan | Per Penerbitan | Rp 200.000,00 | |
| K | Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor Lintas Batas Negara (TNKB-LBN) | ||
| 1. Kendaraan bermotor roda 2 atau roda 3 | Per Pasang | Rp 100.000,00 | |
| 2. Kendaraan bermotor roda 4 atau lebih | Per Pasang | Rp 200.000,00 | |
| L | Penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) Pilihan | ||
| 1. NRKB Pilihan untuk 1 (satu) angka | |||
| a. Tidak ada huruf dibelakang angka (blank) | Per Penerbitan | Rp 20.000.000,00 | |
| b. Ada huruf dibelakang angka | Per Penerbitan | Rp 15.000.000,00 | |
| 2. NRKB Pilihan untuk 2 (dua) angka | |||
| a. Tidak ada huruf dibelakang angka (blank) | Per Penerbitan | Rp 15.000.000,00 | |
| b. Ada huruf dibelakang angka | Per Penerbitan | Rp 10.000.000,00 | |
| 3. NRKB Pilihan untuk 3 (tiga) angka | |||
| a. Tidak ada huruf dibelakang angka (blank) | Per Penerbitan | Rp 10.000.000,00 | |
| b. Ada huruf dibelakang angka | Per Penerbitan | Rp 7.500.000,00 | |
| 4. NRKB Pilihan untuk 4 (empat) angka | |||
| a. Tidak ada huruf dibelakang angka (blank) | Per Penerbitan | Rp 7.500.000,00 | |
| b. Ada huruf dibelakang angka | Per Penerbitan | Rp 5.000.000,00 | |
| M | Penerbitan Surat Izin Senjata Api dan Bahan Peledak | ||
| 1. Senjata Api Non Organik Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) | |||
| a. Izin Penggunaan untuk Prajurit TNI, anggota POLRI dan Purnawirawan | Per Kartu | Rp 0,00 | |
| b. Untuk kelengkapan tugas Polisi Khusus/Satuan Pengamanan | |||
| 1) Buku Pas (Izin Pemilikan) Senjata Api | |||
| a) Buku Pas Baru | Per Buku | Rp 150.000,00 | |
| b) Buku Pas Pembaharuan | Per Buku | Rp 25.000,00 | |
| 2) Izin Penggunaan | Per Kartu | Rp 50.000,00 | |
| c. Untuk Olah Raga | |||
| 1) Buku Pas | |||
| a) Buku Pas Baru | Per Buku | Rp 150.000,00 | |
| b) Buku Pas Pembaruan | Per Buku | Rp 25.000,00 | |
| 2) Izin Penggunaan untuk Olah Raga | |||
| a) Tembak Reaksi | Per Surat Izin | Rp 50.000,00 | |
| b) Target | Per Surat Izin | Rp 50.000,00 | |
| c) Berburu | Per Surat Izin | Rp 100.000,00 | |
| d. Untuk Koleksi | |||
| 1) Buku Pas | |||
| a) Buku Pas Baru | Per Buku | Rp 150.000,00 | |
| b) Buku Pas Pembaharuan | Per Buku | Rp 25.000,00 | |
| 2) Izin Menyimpan | Per Surat Izin | Rp 50.000,00 | |
| e. Untuk Bela Diri | |||
| 1) Buku Pas | |||
| a) Buku Pas Baru | Per Buku | Rp 150.000,00 | |
| b) Buku Pas Pembaharuan | Per Buku | Rp 25.000,00 | |
| 2) Izin Penggunaan | Per Kartu | Rp 1.000.000,00 | |
| 2. Peralatan Keamanan yang Digolongkan Senjata Api | |||
| a. Senjata Peluru Karet | |||
| 1) Buku Pas | Per Buku | Rp 25.000,00 | |
| 2) Izin penggunaan | Per Kartu | Rp 225.000,00 | |
| b. Senjata Peluru Pallet | |||
| 1) Buku Pas | Per Buku | Rp 25.000,00 | |
| 2) Izin Penggunaan | Per Kartu | Rp 225.000,00 | |
| c. Senjata Peluru Gas | |||
| 1) Buku Pas | Per Buku | Rp 25.000,00 | |
| 2) Izin Penggunaan | Per Kartu | Rp 75.000,00 | |
| d. Izin Kepemilikan dan Penggunaan Semprotan Gas | Per Kartu | Rp 50.000,00 | |
| e. Izin Kepemilikan dan Penggunaan Kejutan Listrik | Per Kartu | Rp 50.000,00 | |
| 3. Bahan Peledak Komersial | |||
| a. Izin Impor | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| b. Izin Ekspor | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| c. Izin Re-ekspor | per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| d. Izin Gudang | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| e. Izin Pemilikan, Penguasaan dan Penyimpanan | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| f. Izin Pembelian dan Penggunaan | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| g. Izin Produksi | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| h. Izin Pemusnahan | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| 4. Kembang Api | |||
| a. Izin Impor | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| b. Izin Ekspor | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| c. Izin Re-ekspor | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| d. Izin Gudang | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| e. Izin Pemilikan, Penguasaan dan Penyimpanan | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| f. Izin Pembelian dan Penggunaan | Per Surat Izin | Rp 500.000,00 | |
| g. Izin Produksi | Per Surat izin | Rp 500.000,00 | |
| h. Izin Pemusnahan | Per Surat izin | Rp 500.000,00 | |
| N | Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian | Per Penerbitan | Rp 30.000,00 |
| O | Pendidikan dan Pelatihan Satuan Pengaman | ||
| 1. Gada Pratama (232 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 9.910.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 10.410.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 10.660.000,00 | |
| 2. Gada Madya (160 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 7.973.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 8.293.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 8.453.000,00 | |
| 3. Gada Utama (100 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 5.525.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 5.725.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 5.825.000,00 | |
| P | Pelatihan Keterampilan Perorangan | ||
| 1. Dasar (20 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 1.105.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 1.205.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 1.235.000,00 | |
| 2. Menengah (60 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 2.298.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 2.598.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 2.688.000,00 | |
| 3. Lanjutan (120 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 4.152.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 4.752.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 4.932.000,00 | |
| Q | Pendidikan dan Pelatihan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) | ||
| 1. Manajemen Penyidikan (200 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 16.950.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 17.550.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 18.100.000,00 | |
| 2. Pembentukan PPNS Perda (300 JP) | Per orang Per paket | ||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 21.375.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 22.375.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 23.175.000,00 | |
| 3. Pembentukan PPNS Kementerian (400 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 27.900.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 29.100.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 30.300.000,00 | |
| R | Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Khusus (Polsus) | ||
| 1. Pendidikan Pembentukan (400 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 11.500.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 12.450.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 12.750.000,00 | |
| 2. Pendidikan Lanjutan (200 JP) | |||
| a. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 18.000.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 19.800.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 20.400.000,00 | |
| S | Pendidikan dan Pelatihan Kesamaptaan (140 JP) | ||
| 1. Wilayah I | Per orang Per paket | Rp 5.516.000,00 | |
| 2. Wilayah II | Per orang Per paket | Rp 5.877.000,00 | |
| 3. Wilayah III | Per orang Per paket | Rp 5.947.000,00 | |
| T | Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan Motivasi | ||
| 1. 16 Jam Pelajaran (JP) | |||
| a. Wilayah I | Per Orang Per Paket | Rp 1.149.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per Orang Per Paket | Rp 1.209.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per Orang Per Paket | Rp 1.224.000,00 | |
| 2. 26 Jam Pelajaran (JP) | |||
| a. Wilayah I | Per Orang Per Paket | Rp 1.741.000,00 | |
| b. Wilayah II | Per Orang Per Paket | Rp 1.861.000,00 | |
| c. Wilayah III | Per Orang Per Paket | Rp 1.891.000,00 | |
| U | Penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) Satuan Pengaman | Per Kartu | Rp 75.000,00 |
| V | Penerbitan Ijazah Satuan Pengaman | Per Penerbitan | Rp 85.000,00 |
| W | Penerbitan Surat Ijin Operasional Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) | Per Penerbitan | Rp 3.770.000,00 |
| X | Pelayanan Penyelenggaraan Assessment Center POLRI | ||
| 1. Assessment Center 2 (dua) Hari untuk Eselon I dan II | Per Assesse | Rp 6.000.000,00 | |
| 2. Assessment Center 1 (satu) Hari untuk Eselon I dan II | Per Assesse | Rp 4.500.000,00 | |
| 3. Assessment Center 1 (satu) Hari untuk Eselon III | Per Assesse | Rp 4.000.000,00 | |
| 4. Assessment Center 1 (satu) Hari untuk Eselon IV | Per Assesse | Rp 3.800.000,00 | |
| 5. Feedback Pasca Penilaian Kompetensi | Per Assesse | Rp 700.000,00 |
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
ttd.
JOKO WIDODO
Salinan sesuai dengan aslinya KEMENTERIAN SEKRETARIAT NEGARA REPUBLIK INDONESIA Asisten Deputi Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan,
Lydia Silvanna Djaman
Catatan Editorial
- Status hari ini dicabut. Pasal 9 PP 76/2020 menyatakan PP 60/2016 dicabut dan dinyatakan tidak berlaku pada saat PP 76/2020 mulai berlaku.1 PP 76/2020 berlaku setelah 30 hari sejak diundangkan 22 Desember 2020, yaitu 21 Januari 2021.2 Sejak tanggal itu tarif PNBP Polri mengikuti PP 76/2020.
- PP 60/2016 diundangkan 6 Desember 2016 dan berlaku setelah 30 hari sejak diundangkan (Pasal 8), jadi tarifnya dipakai dari awal Januari 2017 sampai 20 Januari 2021.3 Kalau kamu mencocokkan bukti bayar Samsat dari rentang itu, komponen PNBP-nya dihitung dengan Lampiran PP ini.
- PP 60/2016 mencabut PP 50/2010 tentang hal yang sama (Pasal 7).4 PP 50/2010 tidak ada di bank ini, jadi selisih tarif antara keduanya tidak kami bahas di sini. Penjelasan Umum menyebut alasannya: ada jenis PNBP baru dan penyesuaian tarif.
- Lampiran PP 60/2016 memakai huruf A sampai X. STNK ada di huruf D, pengesahan STNK di huruf E, STCK di huruf F, TNKB di huruf G, BPKB di huruf H, mutasi ke luar daerah di huruf I, STNK-LBN dan TNKB-LBN di huruf J dan K, NRKB pilihan di huruf L. Lampiran PP 76/2020 memakai angka Romawi, jadi nomornya beda.
- Dibanding PP 76/2020, angka tarif dokumen kendaraan sama. Perbedaan yang terlihat: PP 60/2016 punya tarif pengesahan STNK tahunan, PP 76/2020 tidak memuatnya di Pasal 1 maupun Lampiran.5 PP 76/2020 juga menambah jenis baru berupa TCKB (Lampiran angka VII), yang tidak ada di PP 60/2016.
| Layanan (roda 2 atau 3 / roda 4 atau lebih) | PP 60/2016 | PP 76/2020 |
|---|---|---|
| STNK baru | Rp100.000 / Rp200.000 (D.1.a, D.2.a) | Rp100.000 / Rp200.000 (IV.A.1, IV.B.1) |
| STNK perpanjangan per 5 tahun | Rp100.000 / Rp200.000 (D.1.b, D.2.b) | Rp100.000 / Rp200.000 (IV.A.2, IV.B.2) |
| Pengesahan STNK per tahun | Rp25.000 / Rp50.000 (E.1, E.2) | tidak diatur |
| STCK | Rp25.000 / Rp50.000 (F) | Rp25.000 / Rp50.000 (V) |
| TNKB per pasang | Rp60.000 / Rp100.000 (G) | Rp60.000 / Rp100.000 (VI) |
| TCKB per pasang | tidak diatur | Rp60.000 / Rp100.000 (VII) |
| BPKB baru atau ganti kepemilikan | Rp225.000 / Rp375.000 (H) | Rp225.000 / Rp375.000 (VIII) |
| Mutasi ke luar daerah | Rp150.000 / Rp250.000 (I) | Rp150.000 / Rp250.000 (IX) |
| NRKB pilihan | Rp5.000.000 sampai Rp20.000.000 (L) | Rp5.000.000 sampai Rp20.000.000 (XII) |
- Tarif SIM baru (huruf A), perpanjangan SIM (huruf B), dan SKUKP (huruf C) di PP 60/2016 juga sama angkanya dengan Lampiran angka I sampai III PP 76/2020. Tarif SKCK, senjata api, dan pelatihan di PP 76/2020 tidak disalin di bank, jadi tidak dibandingkan di sini.
- PNBP ini dibayar terpisah dari PKB, BBNKB, dan SWDKLLJ. Besar SWDKLLJ diatur PMK 16/PMK.010/2017.
- Beberapa ejaan di PDF tidak seragam dan dibiarkan apa adanya: Assessment Center (Pasal 1 ayat (1) huruf x dan Lampiran huruf X) dan Assessment Centre (Pasal 3 ayat (1)); "kerjasama" (Pasal 2 ayat (1) dan (2)) dan "kerja sama" (Pasal 2 ayat (3)); "Pembaharuan" dan "Pembaruan" (Lampiran huruf M); "Satuan Pengaman" dan "Satuan Pengamanan"; satuan "per Surat Izin" dan "Per Surat izin" (Lampiran huruf M angka 3 dan 4). Pasal 5 ayat (1) tertulis "sebagaimana Lampiran", juga dibiarkan.
Sumber
- PDF resmi (batang tubuh, penjelasan, dan lampiran): PP 60 Tahun 2016 di BPK RI (salinan Kementerian Sekretariat Negara, 22 halaman: batang tubuh halaman 1 sampai 6, penjelasan halaman 7 sampai 10, lampiran halaman 11 sampai 22)
- Portal peraturan: PP No. 60 Tahun 2016 di BPK RI
- Diundangkan: Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 263, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5960
- Tanggal ditetapkan: 2 Desember 2016
- Tanggal diundangkan: 6 Desember 2016
- Penyalinan teks ini: Pasal 1 sampai Pasal 8, Penjelasan, dan seluruh Lampiran huruf A sampai X disalin utuh dari gambar halaman resmi. Baris kosong pemisah di tabel Lampiran tidak ditulis ulang.
Konten teks asli peraturan ini disalin verbatim dari sumber resmi, hanya dirancang ulang tampilannya untuk kemudahan baca. Untuk keperluan hukum atau bukti formal, selalu rujuk PDF asli yang diterbitkan oleh Sekretariat Negara Republik Indonesia.
-
Pasal 9 PP 76/2020: "Pada saat Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku, Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 263, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5960) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku." ↩
-
Pasal 10 PP 76/2020 dan bagian Sumber di halaman PP 76/2020. ↩
-
Tanggal berlaku di metadata halaman ini (5 Januari 2017) dihitung 30 hari dari tanggal diundangkan dengan cara yang sama seperti PP 76/2020. Database peraturan BPK mencatat 4 Januari 2017 (dicek 13 Oktober 2026). ↩
-
Pasal 7 PP 60/2016 mencabut Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 70, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5133). ↩
-
Pasal 1 ayat (1) huruf e PP 60/2016 menyebut "Pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor" sebagai jenis PNBP. Daftar di Pasal 1 PP 76/2020 (huruf a sampai ee) tidak memuat jenis itu. ↩