Cara membuat kode bayar pajak daerah di Pajak Online DKI
Cara membuat kode bayar pajak daerah DKI di Pajak Online, contoh invoice kode bayar BPHTB, masa berlakunya, dan cara bayar di tiap bank.
- Menu Membuat Kode Bayar punya tab Riwayat dan tab Kode Bayar, dengan dua jalur: Setoran Masa (Setma) / Setoran Perbaikan, atau Surat Ketetapan Pajak Daerah / Surat Tagihan Pajak Daerah.
- Untuk BPHTB, portal menawarkan pembuatan kode bayar langsung setelah SSPD disimpan. Hasilnya invoice berisi kode bayar 18 digit, total, batas berlaku, dan cara bayar.
- Kode bayar BPHTB berlaku 14 hari kalender (Pergub DKI 34/2022 Pasal 3 ayat (5)). Tanggal dan jam berakhirnya tertulis di invoice dan di tab Riwayat.
- Kode bayar dibayar lewat ATM, teller, internet banking, atau mobile banking, di bank yang kamu pilih waktu kode dibuat. Mau bayar lewat bank lain, buat kode bayar baru.
Kode bayar adalah kode unik dari Bapenda yang kamu pakai untuk membayar pajak daerah di bank penerima. Menurut Pergub DKI 45/2024 Pasal 1 angka 38, kode bayar meliputi nomor SKPD, SKPDKB, SKPDKBT, STPD, dan/atau nomor unik untuk pembayaran angsuran, keringanan, keberatan, denda administrasi, atau putusan banding. Bank atau lembaga penerima menerima pembayaran berdasarkan NOPD dan/atau kode bayar (Pasal 8 huruf d angka 1).
Di pajakonline.jakarta.go.id, kode bayar dibuat lewat menu Membuat Kode Bayar, dan khusus BPHTB juga dari formulir SSPD. PBB dan pajak kendaraan tidak ada di dua jalur menu Membuat Kode Bayar. Untuk PBB, tagihan bisa ditambahkan ke Virtual Account memakai SPPT (lihat panduan Virtual Account).
Dua jalur di menu Membuat Kode Bayar
| Jalur di portal | Jenis pajak | Yang diisi |
|---|---|---|
| Setoran Masa (Setma) / Setoran Perbaikan | PBJT Jasa Perhotelan, PBJT Makanan/Minuman, PBJT Kesenian dan Hiburan, PBJT Parkir, dan PBBKB (tertulis "PBJT PBBKB" di data portal) | Jenis Pajak dan NOPD |
| Surat Ketetapan Pajak Daerah / Surat Tagihan Pajak Daerah | Pajak Air Tanah, Reklame, PBJT Perhotelan, PBJT Makanan/Minuman, PBJT Kesenian dan Hiburan, PBJT Parkir, BPHTB, Alat Berat | Jenis Pajak, No SKPD/STPD, lalu Pilih Metode Pembayaran: ATM, Teller, Internet Banking, atau Mobile Banking |
PBJT Jasa Tenaga Listrik belum ada di daftar jenis pajak kedua jalur ini. Wajib pajak PBJT Jasa Tenaga Listrik meminta kode bayar atau tata cara setornya ke UPPPD tempat ia terdaftar.
Di bawah formulir ada catatan portal: "Silakan menggunakan NOPD baru untuk membuat kode bayar, silahkan cek NOPD masing - masing di menu jenis pajak." NOPD lama dan baru bisa kamu lihat di tab Objek Pajak pada halaman PBJT atau PBB-KB di menu Jenis Pajak (kolom Nomor Objek Pajak dan Nomor Objek Pajak Baru).
Langkah membuat kode bayar di menu Membuat Kode Bayar
Data di screenshot sengaja dummy.
1. Buka portal dan masuk akun
Buka pajakonline.jakarta.go.id, klik Masuk, isi email dan password di tab WAJIB PAJAK, centang reCAPTCHA, lalu klik MASUK.


2. Buka menu Membuat Kode Bayar
Klik menu Membuat Kode Bayar, lalu buka tab Kode Bayar.
3. Setoran masa: pilih jenis pajak dan isi NOPD
Untuk setoran masa PBJT atau PBBKB, pilih Setoran Masa (Setma) / Setoran Perbaikan, lalu isi:
- Jenis Pajak: jenis PBJT atau PBBKB-mu, misalnya PBJT Makanan/Minuman
- NOPD: NOPD baru objek pajakmu

4. Tagihan SKPD atau STPD: isi nomor dan metode pembayaran
Untuk tagihan berupa SKPD atau STPD, pilih Surat Ketetapan Pajak Daerah / Surat Tagihan Pajak Daerah, lalu isi:
- Jenis Pajak: misalnya Pajak BPHTB
- No SKPD/STPD: nomor ketetapan atau tagihanmu
- Pilih Metode Pembayaran: ATM, Teller, Internet Banking, atau Mobile Banking

5. Klik KIRIM, lalu cek di tab Riwayat
Klik KIRIM. Isian bertanda bintang wajib diisi. Kode bayar yang sudah dibuat tercatat di tab Riwayat, lengkap dengan jumlah yang harus dibayar dan tanggal expired-nya.
6. Bayar sebelum kode expired
Bayar lewat bank yang kamu pilih waktu membuat kode, sebelum tanggal expired. Pergub 45/2024 Pasal 4 ayat (1) menyebut sarana pembayarannya: loket atau teller, serta sistem elektronik seperti ATM, mobile banking, internet banking, payment point, dan kanal lain sesuai perkembangan teknologi. Bank penerima wajib melayani wajib pajak, baik nasabah maupun bukan nasabah (Pasal 8 huruf d angka 3). Cara bayar per bank ada di bagian bawah.
Contoh lengkap: kode bayar BPHTB
Untuk BPHTB, kode bayar bisa dibuat langsung setelah SSPD disimpan. Contoh di bawah diambil dari SSPD uji pada 19 Oktober 2026. Cara mengisi SSPD-nya ada di panduan SSPD BPHTB.
1. Jawab pertanyaan "Anda ingin membuat kode bayar?"
Setelah SSPD yang terutang disimpan, portal menampilkan jendela Perhatian! dengan pertanyaan "Anda ingin membuat kode bayar?". Klik Ya, buat kode bayar!. Tombol lainnya, Tidak, nanti saja!, menunda pembuatan kode.

2. Cek Data SSPD BPHTB
Halaman KODE BAYAR - BPHTB punya dua langkah. Langkah 1. Data SSPD BPHTB menampilkan Data Wajib Pajak (NIK/NPWP, nama, alamat), Data Objek Pajak (jenis pajak, NOP, alamat, wilayah, luas bumi, luas bangunan), dan JUMLAH YANG HARUS DIBAYAR beserta terbilang. Kalau sudah sesuai, klik Next.


3. Pilih metode dan bank
Di langkah 2. Metode Pembayaran, pilih ATM, Teller, Internet Banking, atau Mobile Banking. Daftar bank untuk metode itu muncul. Pilih bank yang benar-benar akan kamu pakai, karena kode bayar hanya bisa dibayar lewat bank itu. Setelah bank dipilih, portal menampilkan Cara Pembayaran untuk bank tersebut. Klik Konfirmasi dan Proses.


4. Simpan invoice kode bayar
Portal membuka halaman INVOICE - BPHTB berjudul Faktur Pembayaran. Isinya:
- Data Wajib Pajak, Data Objek Pajak (NOP, alamat objek, jenis perolehan), dan Data PPAT;
- Kode Bayar 18 digit, Nomor Virtual Account, Kanal Pembayaran, dan Nama Bank;
- batas berlaku dalam tulisan merah, misalnya "Kode Bayar ini hanya berlaku sampai dengan tanggal 02-11-2026 19:48:58";
- Nilai Pokok, Nilai Bunga, Nilai Denda, Nilai Sanksi, Tanggal Buat Kode Bayar, dan Total;
- Cara Pembayaran sesuai bank yang kamu pilih.
Klik Cetak Invoice untuk menyimpan PDF-nya. Tombol Kembali menutup halaman invoice.


Di PDF hasil Cetak Invoice yang kami coba, baris Kanal Pembayaran berisi angka kode bayar, bukan nama kanal. Pegangan untuk membayar tetap Kode Bayar dan Total.

Kode bayar BPHTB berlaku 14 hari
Pada contoh di atas, kode dibuat 19 Oktober 2026 pukul 19.48.58 dan berlaku sampai 2 November 2026 pukul 19.48.58. Ini sesuai Pergub DKI 34/2022 Pasal 3 ayat (5): kode pembayaran BPHTB dibayar paling lama 14 hari kalender setelah terbit. Lewat dari itu kode kedaluwarsa dan kamu harus membuat kode baru (ayat (6)). Kalau pembayaran gagal mendapat kode validasi dari bank, pembayaran dianggap tidak sah dan kode harus dibuat ulang (ayat (8)). Untuk jenis pajak lain, lihat batasnya di kolom Tanggal Expired pada tab Riwayat.
Cara bayar di tiap bank
Pilihan metode dan bank saat membuat kode menentukan teks Cara Pembayaran yang tercetak di invoice. Kode bayar hanya bisa dibayar lewat bank yang kamu pilih waktu kode dibuat. Kalau mau membayar lewat bank lain, buat kode bayar baru dan pilih bank itu. Bank yang tersedia di portal saat dicek 19 Oktober 2026:
| Metode | Bank |
|---|---|
| ATM | Bank Mandiri, BCA, BNI, Bank Jakarta, Bank Danamon, CIMB Niaga, Maybank, BTN, Bank OCBC, BJB |
| Teller | BJB, Bank Mandiri, Bank Jakarta, Pos Indonesia, BRI, BTN, Bank Bukopin |
| Internet Banking | BRI, BCA, Bank Mandiri, Bank OCBC, BJB, Bank Jakarta, CIMB Niaga, Maybank, Bank UOB, Bank Mega, BNI |
| Mobile Banking | CIMB, Bank Jakarta, BCA, BJB, BNI, BTN, Bank Mandiri, Bank Mega, Bank UOB, Pos Indonesia |
Ringkasan cara bayar menurut teks portal untuk kanal yang paling sering dipakai:
| Kanal | Menu | Yang dimasukkan |
|---|---|---|
| ATM Mandiri | BAYAR/BELI, LAINNYA, PENERIMAAN NEGARA, LAINNYA | Kode perusahaan/institusi 50020, kode bayar, kode daerah 31 |
| Livin' by Mandiri | Bayar / VA, Pajak | Kode institusi 50020 (Pajak Daerah), kode bayar, kode kota/kab 31 |
| ATM BCA | TRANSAKSI LAINNYA, PEMBAYARAN, MPN/PAJAK, PAJAK DAERAH LAINNYA | Kode wilayah 3100, lalu kode bayar |
| MyBCA | Bayar & Isi Ulang, Layanan Pemerintah, Pajak Daerah Lainnya | Pilih wilayah, lalu kode bayar di isian No. Pelanggan |
| ATM BNI | LAIN, PEMBAYARAN, PAJAK/PENERIMAAN NEGARA, PAJAK/PNBP/BEA&CUKAI | Kode transaksi 2001 dan kode bayar |
| wondr by BNI | Bayar & Beli, Pajak Daerah Lainnya, PDL DKI Jakarta | Kode bayar |
| ATM CIMB Niaga | PEMBAYARAN, LANJUT, FASILITAS UMUM, PBB/PAJAK DAERAH | Kode sandi wilayah DKI 380 dan kode bayar |
| ATM BTN | TRANSAKSI LAINNYA, PEMBAYARAN, LAYANAN PUBLIK, PAJAK/MPN, PAJAK DAERAH | Kode institusi 4013 dengan kode pembayaran 3 digit dan periode tahun pajak 4 digit, lalu kode bayar |
| JakOne Mobile (Bank Jakarta) | Pembayaran, Pajak, Pajak Online Jakarta (TOSKA) | Kode bayar |
| Teller (Mandiri, Bank Jakarta, BRI, BTN, Bank Bukopin, Pos Indonesia) | Loket | Serahkan cetakan Formulir Tagihan Pembayaran Kode Bayar ke teller atau petugas loket |
Untuk kanal lain, ikuti Cara Pembayaran yang muncul di portal setelah bank dipilih. Di semua kanal, cocokkan nama dan jumlah tagihan yang muncul di layar bank dengan invoice sebelum menekan bayar, lalu simpan bukti transaksinya.
Teks cara bayar di portal yang perlu kamu tahu
- Teks cara bayar untuk ATM Bank OCBC, Internet Banking Maybank, dan Internet Banking Bank UOB kosong saat dicek.
- Pilihan Teller BJB berisi langkah di mesin ATM BJB (kode pemda 0308 dan kode bayar), sedangkan pilihan ATM BJB berisi langkah umum Pajak Daerah Lainnya.
- Pilihan Internet Banking BRI berisi langkah lewat BRI Mobile: menu Tagihan, Pajak Daerah, lalu kode bayar.
- ATM Bank Jakarta, ATM Danamon, serta internet dan mobile banking CIMB meminta kode bayar diketik di isian NOP pada menu PBB DKI atau Pajak DKI Jakarta.
Membaca tab Riwayat
Tab Riwayat bisa disaring berdasarkan NOPD, No SKPD, Jenis Pajak, Status, dan Tahun, lalu klik CARI. Kolomnya: Kode Bayar, Virtual Account, Nama OP, NOPD, Jenis Pajak, No SKPD / STPD, Jumlah Harus Dibayar, Tanggal Expired, Status, dan Action (tombol Detail).
| Status di filter | Artinya |
|---|---|
| Terbayarkan | Pembayaran untuk kode itu sudah tercatat. Di tabel tertulis TERBAYARKAN. |
| Menunggu Pembayaran | Kode sudah dibuat, pembayaran belum tercatat. |
| Expired/Batal | Kode sudah tidak berlaku. |

Batas waktu bayar
Kode bayar tidak mengubah jatuh tempo pajakmu. Menurut Kepgub DKI 164/2026:
- SKPD: paling lama 1 bulan sejak tanggal pengiriman SKPD (Diktum KESATU huruf a).
- PBJT (makanan dan/atau minuman, tenaga listrik, jasa perhotelan, jasa parkir, jasa kesenian dan hiburan) dan PBBKB: paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir (Diktum KEDUA huruf a). Untuk PBJT makanan dan/atau minuman serta kesenian dan hiburan yang insidental: paling lama 10 hari kerja setelah masa pajak berakhir (Diktum KEDUA huruf d).
- BPHTB: paling lambat pada tanggal peristiwanya, misalnya tanggal akta jual beli (Diktum KEDUA huruf b).
- SKPDKB, SKPDKBT, surat keputusan pembetulan, surat keputusan keberatan, atau putusan banding: paling lama 1 bulan sejak diterbitkan (Diktum KETIGA).
- Kalau batas waktu jatuh pada hari libur, batasnya bergeser ke hari kerja berikutnya, kecuali BPHTB (Diktum KELIMA).
Pembayaran diakui sebagai pelunasan sesuai tanggal bayar yang tertera di bukti transaksi (Pergub 45/2024 Pasal 10 ayat (1)). Cara melihat bukti lunasnya ada di panduan bukti lunas.
Terlanjur bayar dua kali
Kalau terjadi kesalahan yang menyebabkan pembayaran ganda, kelebihannya dapat dikembalikan kepada wajib pajak (Pergub 45/2024 Pasal 10 ayat (2)). Pengembaliannya mengikuti ketentuan restitusi yang berlaku.
Kalau kode bayarmu expired atau nomor ketetapannya tidak ditemukan, tim JawaraPajak bisa membantu mengeceknya lewat WhatsApp.